Lamborghini Huracán LP 610-4 t

PEMBUATAN MANISAN KULIT JERUK BALI/PAMELO (CITRUS MAXIMA)

pengawetan menggunakan gula smester 6

 

PEMBUATAN MANISAN KULIT JERUK BALI/PAMELO

(CITRUS MAXIMA)

Diajukan untuk memenuhi salah satu tugans mata kuliah Teknologi Hasil Pertanian.

Disusun oleh :

Puja Kurnia Megantara (2403310033)


UNIVERSITAS GARUT

FAKULTAS PERTANIAN

2012/2013



KATA PENGANTAR

  Segala puji bagi Allah SWT berkat rahmat, taufik, dan hidayah-Nya sehingga makalah “Pembuatan Manisan Jeruk Bali” ini dapat diselesaikan.

  Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini tidak akan berhasil dengan baik tanpa adanya bimbingan dan sumbangan pemikiran dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih kepada:

  1. Dosen mata kuliah Teknologi Hasil Pertanian, yang telah memberi ilmu dan pengarahan dalam  makalah ini.
  2. Bapak dan Ibu yang telah memberikan doa sehingga makalah ini dapat terselesaikan.
  3. Sahabat- sahabat yang membantu dalam penyelesaian makalah ini.

Semoga Allah SWT selalu melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sebagai balasan atas amal baik dari semua pihak yang telah disebutkan di atas. Penulis mengharap saran dan kritik membangun guna kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak yang membacanya.

      Garut, 1 April 2013

  Penulis 

DAFTAR ISI

  Hal

KATAPENGANTAR   i

DAFTAR ISI   ii

BAB I PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang   1

1.2  Identifikasi Masalah   1

1.3  Maksud Dan Tujuan   1

1.4  Kegunaan penulisan   2

1.5  Kerangka Pemikiran   2

1.6  Sistematika Penulisan   2

BAB II PEMBAHASAN

2.1  Induksi Mutasi Fisik dalam Pemuliaan Tanaman    3

2.2  Radiasi Sinar Gamma  3

2.3  Bahan dan Metode Untuk Radiasi Sinar Gama  4

2.4  Beras Aromatik Pandanputri Hasil Rekayasa Genetika

Dengan Teknik Mutasi Radiasi  4

BAB III PENUTUP

3.1  Kesimpulan   7

DAFTAR PUSTAKA   8



BAB I

PENDAHULUAN

1.1  Latar belakang

Tanaman jeruk berasal dari suatu kawasan yang sangat luas, mulai dari daratan India, Cina Selatan, Australia Utara dan Selandia Baru. Kini tanaman tersebut telah menyebar keseluruh dunia baik di daerah tropis maupun subtropis. Spesies jeruk yang bernilai ekonomis tinggi pada umumnya sudah dibudidayakan di seluruh dunia ada delapan spesies (Free, 1976; Verheij dan Stone, 1991) yaitu Jeruk Nipis(Citrus aurantifolia), Jeruk Kates (Citrus aurantium: sour orange), Jeruk Besar (Citrus grandis: Pummelo), Jeruk Lemon (Citrus Lemon), Jeruk Sitrun (Citrus Medika : Citron), Jeruk Grapefruit (Citrus paradisi), Jeruk Mandarin/ Jeruk Keprok (Citrus Reticulata), dan Jeruk Manis ( Citrus Sinensis: Sweet orange).

Buah jeruk pada umumnya dikonsumsi dalam bentuk segar, terutama jeruk manis, jeruk keprok dan jeruk besar. Beberapa jenis jeruk lainnya digunakan sebagai bahan minuman penyegar, seperti jeruk nipis dan jeruk lemon. Jeruk sitrun digunakan untuk minyak penyedap, jeruk bergamen untuk parfum, jeruk yang digunakan untuk bumbu masak adalah jeruk purut dan jeruk limau, sedangkan kulit jeruk besar digunakan untuk manisan (Ashari, 2004).

Warna buah cepat sekali berubah oleh pengaruh fisika misalnya sinar matahari dan pemotongan, serta pengaruh biologis (jamur) sehingga mudah menjadi busuk. Oleh karena itu pengolahan buah untuk memperpanjang masa simpannya sangat penting. Buah dapat diolah menjadi berbagai bentuk minuman seperti anggur, sari buah dan sirup juga makanan lain seperti manisan, dodol, keripik, dan sale.

Manisan adalah buah yang diawetkan dengan gula. Tujuan pemberian gula dengan kadar yang tinggi pada manisan buah, selain untuk memberikan rasa manis, juga untuk mencegah tumbuhnya mikroorganisme (jamur, kapang). Dalam proses pembuatan manisan kulit jeruk ini juga digunakan air garam dan air kapur untuk mempertahankan bentuk (tekstur) serta menghilangkan rasa gatal atau getir pada buah.

1.2   Identifikasi Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang penelitian tersebut di atas, maka permasalahan pokok yang dapat dirumuskan dan menjadi kajian dalam penulisan makalah ini adalah: “Hal-hal apa saja yang berhubungan dengan Pembuatan manisan kulit jeruk dan bagaumana cara pembuatannya”.

Permasalahan yang muncul diantaranya yaitu:

1.  Bagaimanakah cara pembuatan manisan kulit jeruk itu?

2.  Apa fungsi dari bahan-bahan tambahan dalam pembuatan manisan ini?

1.3   Maksud dan Tujuan Penulisan

Maksud dari penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah teknologi hasil pertanian.

Tujuan dari penulisan makalah ini adalah :

1.  Untuk mengetahui hal-hal yang dijelaskan dalam pembuatan manisan kulit jeruk.

1.4   Kegunaan Penulisan

Dengan penulisan makalah ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan bagi penulis ataupun pembaca dan menjadi referensi bagi penulis lain.

1.5  Kerangka Pemikiran

Dalam penulisan makalah ini, penulis memaparkan hal-hal yang berkaitan dengan permasalahan yang penulis teliti. Kerangka pemikiran ini dimulai dengan mengedepankan pengertian serta kegunaan.

1.6  Sistematika Penulisan

Agar makalah ini dapat dipahami pembaca, maka penulis membuat sistematika penulisan makalah sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Pendahuluan berisikan latar belakang, identifikasi masalah, tujuan penulisan, pembatasan masalah, dan sistematika penulisan.

BAB II PEMBAHASAN

Bersikan pembahasan tentang pembuatan manisan kulit jeruk.

BAB IV PENUTUP

Berisikan kesimpulan dari keseluruhan pembahasan serta saran-saran.

BAB II

PEMBAHSAN

2.1  Bahan dan Alat Pembuatan Manisan Kulit Jeruk Bali/Pamelo

A. Bahan

1. Kulit jeruk   10 kg

2. Gula pasir   5 kg + ½ kg untuk tambahan pembuatan sirup

3. Kapur sirih   1 sendok teh

4. Natrium benzoat   4 sendok teh

5. Garam dapur   15 gram

6. Perasa  2 sendok

7. Air bersih   7 liter

B. Alat

1.  Pisau

2.  Panci

3.  Saringan

4.  Sendok makan

5.  Sendok teh

6.  Kantong plastik

7.  Lilin

8.  Baskom

9.  Kompor atau tungku

2.2  Fungsi Dari Setiap Bahan-Bahan

1. Kulit jeruk, berfungsi sebagai bahan utama pembuatan manisan

2. Gula pasir, Tujuan pemberian gula dengan kadar yang tinggi pada manisan buah, selain untuk memberikan rasa manis, juga untuk mencegah tumbuhnya mikroorganisme (jamur, kapang), dengan demikian gula juga berperan sebagai bahan pengawetan makanan.

3. kapur sirih dan air garam, Dalam proses pembuatan manisan buah ini juga digunakan air garam dan air kapur untuk mempertahankan bentuk (tekstur) serta menghilangkan rasa gatal atau getir pada buah.

4. Na Benzoat berfungsi sebagai:

a. Sebagai bahan pengawet yang digunakan dalam berbagai produk makanan dan minuman

b. Sebagai anti mikroba yang optimum pada pH 2,5 - 4,0.

c. Menghambat pertumbuhan kapang dan khamir.

2.3  Cara Pembuatan Manisan Kulit Jeruk

1. Kupas kulit jeruk lalu potong-potong kulit jeruk tersebut ± 2 x 2 cm

* Untuk buah yang keras, rebus irisan dalam air mendidih selama 3 menit

lalu tiriskan.

2. Rendam dalam air panas (50 gr dalam 1 lt air) selama 2 jam lalu tiriskan

3. Rendam lagi dalam air kapur (1 sendok makan kapur sirih dalam 1 ½ lt air) selama 24 jam, lalu tiriskan

4. Masukkan gula pasir dalam 2 ½ lt air, aduk sampai rata. Tambahkan garam dan natrium benzoat lalu panaskan hingga mendidih

5. Masukkan potongan kulit jeruk tersebut ke dalam larutan gula yang sedang mendidih sampai buah tersebut setengah matang. Angkat panci dari tungku atau kompor dan diamkan (rendam) 1 malam, lalu tiriskan

6. Panaskan air gula sisa penirisan dan tambahkan perasa lalu masukkan lagi potongan buah tersebut. Angkat panci dari tungku atau kompor dan diamkan satu malam. Paginya tiriskan

* Tambahkan gula ½ kg pada air gula sisa penirisan terakhir lalu panaskan

sampai kental dan dinginkan untuk dijadikan sirup.

7. Jemur manisan basah hasil penirisan hingga kering (± 3 hari), untuk mendapatkan manisan kering

8. Masukkan manisan tersebut dalam plastik lalu tutup dengan lilin hingga rapat.

Catatan :

Untuk mendapatkan manisan kering yang baik, penjemurannya harus benar-benar sempurna. Jadi segera setelah memperoleh manisan basah, manisan tersebut langsung dijemur hingga kering, agar pertumbuhan mikrorganisme (jamur, kapang) terhambat. Jika musim hujan, dapat dijemur diatas bara tungku yang dijaga apinya. Penjemuran diatas bara tungku jangan langsung ditempelkan, tetapi diberi peyangga agar panas bisa diatur.

2.4  Diagram Alir Pembuatan Manisan

BAB III

KESIMPULAN

3.1  Kesimpulan

Proses pembuatan manisan kulit jeruk Bali/Pamelo terdiri dari pengupasan kulit, perendaman, perebusan, penjemuran (untuk manisan kering) dan pengemasan. Manisan kulit jeruk ini termasuk makanan yang tahan lama bahkan bisa sampai bertahun-tahun, karena manisan ini mengandung kadar gula yang tinggi serta mengandung garam dan Na Benzoat sebagai pengawet makanan.

DAFTAR GAMBAR

DAFTAR PUSTAKA

Tri Margono, Detty Suryati, Sri Hartinah, Buku Panduan Teknologi Pangan, Pusat Informasi Wanita dalam Pembangunan PDII-LIPI bekerjasama dengan Swiss Development Cooperation, 1993.

Ashari, Sumeru. 2004. Biologi Reproduksi Tanaman Buah-buahan Komersial. Malang : Bayumedia Publishing.

Machfoedz, Mas’ud. 2005. Kewirausahaan Metode, Manajemen dan Implementasi. Yogyakarta : BPFE Yogyakarta

Nuswamarhaeni, Saptarini dkk. 1999. Mengenal Buah Unggul Indonesia. Jakarta : Penebar Swadaya.

http://riapuspitasari108002.blogspot.com/ (diakses tanggal 31 maret 2013)

http://bumbata.co/17626/bagaimana-garam-gula-bisa-mengawetkan-makanan/ (diakses tanggal 31 maret 2013)


Back to posts
This post has no comments - be the first one!

UNDER MAINTENANCE

renewable energy

lorem ipsum dolore

Erat lacininec in vel ipsum aucvorpt felieaculis lacinia ictum ntumit.usce euiso onsequat ant psuolor sit conse ctetuer adipis cing elitell eorqm coue. Sed in lacus ut enim adipig iqpede mi aliquet sit amet euis inor ut gliquam dapibus tincidunt metus. Praesnt justo dolor lobortis quis lobo.
rtis dignissim pulvinar ac lorem. Vestibulum sed anteonec sagittis.

sedolorem lopori poloren dolore

Erat lacininec in vel ipsum aucvorpt felieaculis lacinia ictum ntumit.usce euiso onsequat ant psuolor sit conse ctetuer adipis cing elitell eorq.

industry recognition

1

Markets and Services Overview

Lacinia ictum ntumit usce euiso onsequat ant psuolorsinse ut
enim adipigqpede mi alit gliquam dus tincnt justo dolor lobortis
quis. dignissim pulvinareuismod purus.Sed ut perspiciatis unde.

2

Specialized Markets and Services

Lacinia ictum ntumit usce euiso onsequat ant psuolorsinse ut
enim adipigqpede mi alit
gliquam dus tincnt justo dolor lobortis quis dignissim pulvinar
ac lorem gliquam dus tincntju.

environmental projects

Aliquam congue fermentum nisl

Pellentesque sed dolor

Erat lacininec in vel ipsum aucvorpt felieaculis lacinia ictum ntumit usce euiso onsequat ant psuolor sit conse ctetuer adipis cing elitell eorqonsequat ant op.

Vestibulum sed ante

Sed in lacus ut enim adipig iqpede mi aliquet sit amet euis inor ut gliquam
dapibus tincidunt metus lorem ipsum.